gambar ilustrasi; diambil dari http://hello3o.blogspot.com

gambar ilustrasi

Di desaku ada seorang kakek yang baik hati. Dia kaya dan rajin. Aku sempat bertemu dengannya. Usianya sudah tua, sama seperti bapakku. Akan tetapi, kakek ini luar biasa rajin dalam hal bertani. Aku sempat melihatnya mengangkut tanah sendirian dan diletakkannya tanah-tanah itu pada lahan yang tidak rata. Aku juga melihat isi lahan itu, yang diberi lanjaran bambu adalah kacang panjang, pohon pisang, tanaman cabe, dan sayuran.

Dalam pengamatanku, beliau ini bukan hanya pandai dalam bercocok tanam dan investasi saja, tapi beliau ini juga suka menolong. Jika ada orang yang tulangnya patah ataupun yang tulangnya geser akibat kecelakaan, beliau menolong tanpa menarget tarif yang harus dibayar pasien.

Sang kakek tidak pernah merasa lelah bekerja seharian walau tubuhnya jangkung kurus kerempeng. Ketika musim panen padi tahun 2014 selesai, kakek ini justru memupuk singgang atau akar tanaman padi yang sudah dipanen dan sawahnya yang kering dialirinya air sehingga akar padi tadi tumbuhlah singgang padi yang hijau dan hasilnya bisa beliau panen lagi. Keren kan kakek ini?

Beliau adalah Kakek Ramin. Orangnya khas dengan dialeg sunda. Aktivitas kakek ini sangat memotivasi saya dan keluarga, terutama bapakku dalam mengelola keuangan dan bertani bukan hanya pada satu titik bidang saja.

Ditulis oleh Tati Surati, Warga Desa Patimuan yang sekarang bekerja di Hongkong.