Penulis: patimuan

Harapan Kades Patimuan terhadap Normalisasi Apur

Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy mengadakan normalisasi apur mulai Agustus tahun 2015. Kegiatan ini berada di beberapa desa di Kecamatan Kedungreja dan Patimuan, termasuk Desa Patimuan. Pada acara “Tilik Tanggul Kritis dan Dolan Desa Patimuan” (06/09/2015), kami melihat program normalisasi apur di Desa Patimuan. Normalisasi Apur (by Icuk) Apur merupakan saluran air yang besar dari desa-desa yang bermuara ke Sungai Citanduy. Apur dibangun sekitar tahun 1989. Menurut Icuk Sudiarto, apur merupakan usaha untuk membuang air yang berlimpah di persawahan. Sebelum dibangun apur, persawahan sering tergenang air karena tidak ada saluran pembuangan. Kepala Desa Patimuan ini berharap normalisasi apur bisa...

Read More

Dumping Stone Tanggul Kritis Patimuan Perlu Segera Dikerjakan

Minggu (06/09/2015), Kepala Desa Patimuan mengajak relawan Gerakan Desa Membangun (GDM) melihat langsung tanggul kritis Sungai Citanduy di Desa Patimuan. Kegiatan ini merupakan silaturahmi yang bertujuan mempererat persaudaraan dalam GDM. Acara nonformal ini dilabeli “Tilik Tanggul Kritis dan Dolan Desa Patimuan”. Tanggul kritis Patimuan berada di Dusun Wadasjontor. Menuju tanggul kritis ini, kami mengambil jalan di samping BRI Unit Patimuan di Kompleks Pasar Desa Patimuan. Jaraknya sekitar 1,5 km. Kami menyusuri jalan beraspal hingga akhirnya melalui jalan tanah di tanggul Sungai Citanduy. Tanggul kritis Patimuan terjadi secara alami karena tergerus arus sungai yang deras. Untuk menahan arus sungai yang deras pada musim penghujan, Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy yang berkantor di Kota Banjar, Jawa Barat ini memiliki solusi dengan membangun dumping stone. Saat ini, batu-batu telah dikirim. “Satu mingguan ini, batu-batu sudah dikirim, jumlahnya baru sekitar 150 meter kubik. Kebutuhan untuk dumping stone sekitar 3 ribu meter kubik,” ujar Icuk Sudiarto, Kelapa Desa Patimuan. “Saya berharap kebutuhan batu untuk dumping stone segera dicukupi. Mengingat sekarang masih musim kemarau, jalan relatif lebih mudah dan tidak becek. Untuk pengerjaan dumping stone juga mohon disegerakan. Jika dikerjakan sekarang, debit air sedikit sehingga pembangunan dumping stone bagian bawah bisa maksimal. Jika dikerjakan musim hujan, debit air Sungai Citanduy tinggi dan deras sekali, dikhawatirkan pembangunannya kurang optimal,” imbuh Icuk Sudiarto. Penulis : Sukarni, GDM Chapter...

Read More

Berkat Portal Desa, Tanggul Kritis Diperbaiki

Patimuan – Tanggul Sungai Citanduy yang kondisinya sudah kritis, yang sempat diberitakan beberapa waktu yang lalu  (lihat: Tanggul Kritis, Bencana Besar Ancam Patimuan ), sekarang sudah mulai diperbaiki menggunakan dana APBN. Dana tersebut turun melalui Balai Besar Sungai Citanduy (BBWS). Kades Patimuan, Icuk Sudiarto mengatakan warga Dusun Wadasjontor Desa Patimuan dan 4 desa lainnya sangat senang atas diperbaikinya tanggul tersebut. “Setidaknya mereka tidak merasa waswas lagi setiap hujan lebat turun”, ujar Icuk. Pemerintah Desa Patimuan sangat berterimaksih kepada Relawan Desa Cilacap, Relawan RTIK dan Gerakan Desa Membangun yang telah menyebarkan informasi kritisnya tanggul di portal desa kepada pemangkun kepentingan....

Read More

Pasar Desa Patimuan Kelola Informasi Melalui Radio Land

Patimuan – Tahun 2015, Pemerintah Desa Patimuan mengembangkan Pasar Desa dengan melakukan renovasi lapak, kios dan menata kelola informasi pasar dengan penyediaan Radio Land. “Khusus untuk tata kelola informasi pasar, selain Radio Land–yang bisa diakses di radio.patimuan.desa.id–, kami juga sedang membuat lapak online di pasar.patimuan.desa.id dan juga majalah desa. Tata kelola informasi pasar ini dilakukan agar informasi pasar dan produk pasar bisa diakses darimanapun. Dalam proses pengembangan tata kelola informasi pasar, kami dibantu Relawan dari Jaringan Radio Komunitas Jateng, Relawan TIK Cilacap, Gerakan Desa Membangun, Perkumpulan Pangku dan Jatengstream”, Ujar Icuk Sudiarto, Kades Patimuan. “Pasar Desa Patimuan ingin kami...

Read More

Pelayanan Akte Kelahiran Keliling

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cilacap akan melaksanakan pelayanan akte kelahiran keliling / jemput bola di wilayah Kecamatan Patimuan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Pelaksanaan :     – Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2015     – Waktu             : Pukul 08.00 s/d                                 selesai     – Tempat           : Pendopo Kecamatan                                 Patimuan 2. Persyaratan Umum    a. Surat Pengantar dari Desa.    b. Foto Copy Surat Nikah dilegalisir            KUA.    c. Foto Copy KTP-el dari kedua orang        tua (dilegalisir), bagi yang sudah        melaksanakan perekaman tetapi        belum mendapatkan KTP-el        menggunakan Surat Keterangan        Telah Melaksanakan Perekaman.    d. Foto Copy KK terbaru dan dilegalisir        (sudah tercantum nama anak yang        akan dibuatkan akte)    e. Surat keterangan kelahiran dari        Desa Form F2.01 (asli)    f. Surat kelahiran dari Bidan/Dokter/       Rumah Sakit yang menolong       Kelahiran (asli). Apabila tidak ada       maka orang tua anak yang       bersangkutan harus melampirkan       surat pernyataan telah melahirkan       di atas materai 6.000 dan ditanda       tangani oleh 2 (dua) orang saksi.   g. Melampirkan foto copy ijazah (bagi       pemohon yang sudah memiliki       ijazah)   h. Melampirkan foto copy ijazah (bagi       orang tua yang mencantumkan       gelar)    i. 2 (orang) saksi melampirkan foto       copy KTP masing-masing 1 (satu)       lembar.    j. Mengisi Formulir Pendaftaran (Sumber : Surat Camat Patimuan...

Read More